ads

Pertanyaan Ulil tentang Adzab Allah Sudah Dijawab Al Quran 14 Abad yang Lalu


Pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla meragukan bahwa pelaku LGBT seperti kaum Sodom diazab oleh Allah Subhanahu wa Ta�ala. Ia bahkan mempertanyakan jika Sodom diadzab karena LGBT mengapa negeri-negeri yang sekarang menolerir LGBT tidak diadzab?

�Sekali lagi saya ulang: Jika benar Tuhan mengazab Sodom karena LGBT, kenapa Dia tak mengazab negeri-negeri yang menolerir LGBT sekarang? Kenapa?� tulis Ulil melalui akun Twitter pribadinya @ulil.

Pertanyaan Ulil itu, menurut Pemimpin Umum Majalah Dakwah Islam Al Intima� Muhamad Indra Kurniawan, telah dijawab Al Qur�an 14 abad yang lalu.

�Kalo Mas Ulil baca Al-Qur�an, pertanyaannya itu sebenarnya sudah dijawab sejak 14 abad yang lalu�.

�Dan sesungguhnya jika Kami undurkan azab dari mereka sampai kepada suatu waktu yang ditentukan. niscaya mereka akan berkata: �Apakah yang menghalanginya?� lngatlah, diwaktu azab itu datang kepada mereka tidaklah dapat dipalingkan dari mereka dan mereka diliputi oleh azab yang dahulunya mereka selalu memperolok-olokkannya.� (QS. Huud: 8) 
�Dan Tuhanmulah yang Maha Pengampun, lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung dari padanya.� (QS. Al-Kahfi: 58) 
�Dan mereka meminta kepadamu supaya segera diturunkan azab. Kalau tidaklah karena waktu yang telah ditetapkan, benar-benar telah datang azab kepada mereka, dan azab itu benar-benar akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedang mereka tidak menyadarinya.� (QS. Al-Ankabut: 53) 
�Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata: �Ya Allah, jika betul (Al Qur�an) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih�. (QS. Al-Anfal: 32)

Masih banyak lagi ayat-ayat Al-Qur�an yang senada dengan ini�,� tulisnya melalui akun Facebook pribadinya. [Ibnu K/Bersamadakwah]

Subscribe to receive free email updates: